Batammoranews.com, Senin 8 Desember 2025
Batam — Perkembangan terbaru penanganan kasus pembunuhan yang menimpa almarhumah Dwi Putri Apriliandini (25) kembali diungkap berdasarkan informasi dari perwakilan keluarga pada Senin (8/12).
Agenda hari ini adalah pemeriksaan saksi dari pihak keluarga kandung, yakni M (30), kakak kandung korban. Pemeriksaan ini dilakukan untuk melengkapi berkas perkara serta menghimpun keterangan tambahan dari berbagai sumber.
Kakak korban bersama suaminya datang sekitar pukul 11.00 WIB. Mereka juga didampingi oleh Tim Kuasa Hukum Hotman 911 dan perwakilan Paguyuban Tiba. Proses pemeriksaan berlangsung selama beberapa jam.
Awalnya, keluarga dan tim kuasa hukum dijadwalkan meninjau langsung Tempat Kejadian Perkara (TKP) berupa mess tempat terjadinya penganiayaan. Namun rencana tersebut ditunda karena adanya panggilan dari Unit Reskrim Polsek Batu Ampar untuk mengikuti agenda pemeriksaan.
Sempat awak media mengkonfirmasi terkait pemeriksaan ini melalui Kapolsek Batu Ampar Kompol Amru Abdullah melalui Whatsap pribadinya terkait nama dan jumlah pertanyaan untuk saksi dari pihak keluarga dan beliau menanggapi.
“Nama kakak kandung alm yang Diperiksa ” Milia Sari ( Kk Kandung korban) di tanyakan sebanyak 15 Pertanyaan ” ujar Kapolsek
Tentunya terkait apa saja yang ditanyakan dan hal lainnya di depan merupakan ranah internal Reskrim Polsek batu ampar yang bisa kami lakukan sebagai media adakah mengabarkan perkembangan penanganan.
Seperti diketahui, dalam kasus ini terdapat empat tersangka: Wilson (28), Meylika alias Mami (36), serta dua tersangka lainnya yang dikenal dengan sebutan Papi Tama dan Papi Charles, yang keduanya juga merupakan perempuan.
Ketua PKBSB (Suku Semende), Kamhan, yang turut mendampingi keluarga korban, memberikan keterangan terkait proses pemeriksaan hari ini.
“Iya bang, kami mendampingi pemeriksaan kakak kandungnya hari ini. Kalau jadi, hari ini juga akan ada pemeriksaan pelapor, yaitu security RS Elisabeth Sagulung,” ujar Kamhan.
Sementara itu, Humas IKBL Kepri, Ali Islami, juga memberikan penjelasan terkait perkembangan kasus ini.
“Jadi hari ini awalnya kami mau ke lokasi mess (TKP), tapi karena adanya agenda pemeriksaan dan BAP keluarga, jadwal ditunda. Jika memungkinkan, hari ini juga akan dilakukan pemeriksaan terhadap security yang pertama kali melaporkan kasus ini,” terang Ali.
Kasus tragis ini akan terus menjadi fokus pemantauan Batammoranews.com dan berbagai media lainnya, mengingat besarnya perhatian publik terhadap penanganannya.
_____AMB_____
Redaksi Batammoranews.com




