Batammoranews.com, Senin 24 Agustus 2026
BATAM – Sosok Basri Lewaimang tidak hanya dikenal melalui pemberitaan yang berkembang belakangan ini. Di tengah perhatian publik terhadap namanya, sejumlah warga dan warganet di Batam justru mengungkap pengalaman pribadi yang menggambarkan Basri sebagai sosok yang dikenal baik, peduli terhadap sesama dan aktif dalam kegiatan keagamaan.
Kesaksian tersebut muncul melalui sejumlah komentar di media sosial setelah pemberitaan mengenai Basri ramai diperbincangkan.
Salah satu pengguna TikTok dengan akun @Borlub Namanja menyampaikan bahwa Basri dikenal sebagai sosok yang peduli terhadap anak-anak yatim. Dalam komentarnya, ia menyebut biaya pendidikan sejumlah anak yatim pernah dibantu oleh Basri.
Kesaksian lainnya datang dari seorang warganet yang mengaku pernah melaksanakan salat bersama Basri. Dalam pengalamannya, Basri bahkan sempat menjadi imam dalam salat tersebut.
“Aku pernah salat berdua sama Pak Basri, beliau jadi imamnya,” tulis warganet tersebut.
Pengalaman serupa juga disampaikan akun @Lewis Kanata. Ia mengaku beberapa kali berada dalam satu saf dengan Basri ketika melaksanakan salat di Masjid Greenland Batam.
“Sering satu saf, kadang sebelahan sama beliau di Masjid Greenland, sering salaman juga sama beliau,” tulisnya.
Cerita mengenai sosok Basri juga datang dari warga yang mengaku telah mengenalnya sebelum Basri berada di Batam. Warganet tersebut menyebut Basri pernah singgah di rumah orang tuanya di Medan dalam perjalanan menuju Batam.
Beragam kesaksian tersebut memperlihatkan adanya sisi personal Basri yang dikenang oleh sebagian orang di lingkungan sosialnya.
Meski demikian, kesaksian yang disampaikan melalui media sosial merupakan pengalaman pribadi masing-masing individu. Informasi tersebut perlu ditempatkan sebagai cerita atau kesaksian warga dan tidak serta-merta dapat dijadikan ukuran untuk menilai keseluruhan pribadi seseorang.
Di tengah perhatian publik terhadap nama Basri Lewaimang, cerita dari masyarakat tersebut menjadi bagian lain yang turut menggambarkan bagaimana sosok Basri dikenal dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi sebagian warga yang pernah berinteraksi dengannya, Basri dikenang bukan hanya karena aktivitas sosialnya, tetapi juga karena kedekatannya dengan kegiatan keagamaan dan kebiasaannya beribadah di masjid.
Kesaksian tersebut sekaligus menunjukkan bahwa di balik sebuah nama yang tengah menjadi perhatian publik, terdapat pengalaman dan kenangan personal dari masyarakat yang pernah berinteraksi langsung dengannya.(A/AMB).







