Batammoranews.com, Selasa 21 April 2026

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sumedang – Beredar video bernuansa haru di media sosial yang memperlihatkan seorang siswa kelas 8 di SMP Negeri 1 Tanjungsari, berinisial I melakukan perpisahan dengan teman-teman sekelasnya.

Momen itu dibagikan oleh akun TikTok kelas mereka, @8imazing, yang mengungkapkan I diduga terpaksa berhenti sekolah karena kondisi ekonomi keluarga.

“Assalamualaikum Bapak Gubernur Dedi Mulyadi, kami siswa-siswi SMP 1 Tanjungsari Sumedang,” tulis postingan tersebut yang dikutip pada Selasa, 21 April 2026.

“Salah satu teman sekelas kami ada yang putus sekolah demi membantu menghidupi keluarganya,” tambahnya.

Lantas, bagaimana awal mula momen haru yang dibagikan para siswa di SMPN 1 Tanjungsari, Sumedang tersebut mencuat di media sosial? Begini ceritanya.

Tangis dan Pelukan di Momen Perpisahan

Dalam video tersebut, momen perpisahan I dengan teman-teman di kelasnya berlangsung penuh haru.

Dengan mata berkaca-kaca, siswa SMP di Sumedang itu berpamitan kepada teman-temannya.

Tidak sedikit di antara teman-temannya yang ikut terlarut dalam kesedihan yang tampak dari wajah I pada momen tersebut.

“Padahal teman kami sedang rajin-rajinnya sekolah tetapi disuruh putus sekolah sama orang tuanya demi membantu menghidupi keluarganya,” ungkap postingan tersebut.

Berkaca dari hal itu, tangis dan pelukan pada video tersebut menjadi gambaran dirinya masih memiliki keinginan besar untuk melanjutkan pendidikan.

Berjualan di Alun-Alun Tanjungsari

Kini, kabarnya I membantu orang tuanya berjualan ayam goreng di Alun-alun Tanjungsari demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Sekarang sedang berjualan di Alun-alun Tanjungsari depan Damkar (Pemadam Kebakaran),” tulis postingan serupa.

Besar harapan bagi teman-teman siswa SMPN 1 Tanjungsari, Sumedang itu agar dagangan I menjadi laris dengan dukungan para warganet di media sosial

“Kami harap bisa membantu memviralkan jualannya agar laku dan laris, boleh cek video yang ada di akun TikTok kami,” terangnya.

Hingga berita ini terbit, belum ada keterangan resmi dari otoritas berwenang ihwal viralnya video perpisahan yang dialami siswa SMPN 1 Tanjungsari, Sumedang tersebut.

Kendati demikian, kisah ini menjadi pengingat akan pentingnya perhatian terhadap akses pendidikan bagi semua kalangan, terlebih bagi masa depan para generasi muda di Tanah Air.***

(JJ)