Batammoranews.com, Minggu 16 November 2025

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Azhari Hamid : Aceh Tidak Butuh MOU Helsinki, Aceh perlu Mandiri sebagai sebuah Otoritas Pemerintahan.

Batam – Menyedihkan memang apa yang disampaikan anggota DPR-RI dari Fraksi Partai Demokrat Benny K Harman yang menganggap kalau Aceh begitu tergantung dengan dana otonomi khusus dari Pemerintah Pusat. Terjadi sesat fikir dari yang bersangkutan dimana Aceh hanya dapat membangun jika dana otsus tersebut diberikan ke Pemerintah Aceh. Naif sekali.

Seperti disampaikan oleh Juru bicara KPA Aceh Zakaria N Yacob atau yang lebih kita kenal dengan Jack Libya, MOU Helsinki jangan di tarik tarik kedalam permasalahan politik praktisi yang meniscayakan perjuangan rakyat Aceh menuntut keadilan dan kesejahteraannya.

Kita boleh mengesampingkan tuntutan kedaulatan Aceh dalam Ketatanegaraan Indonesia saat ini, dan MOU Helsinki tetaplah MOU dimana masyarakat Aceh pada satu kondisi tidak lagi percaya akan apa yang disepakati tersebut maka kita bisa kembali ke meja perundingan tentang kedaulatan Aceh.

Benny harus hati hati berbicara dan mencolek masalah MOU Helsinki ini dan sangat mungkin Benny akan terjebak dalam konflik psikologi dengan rakyat Aceh dikemudian hari. Rakyat Aceh sesungguhnya tidak butuh MOU tersebut yang dibutuhkan rakyat Aceh adalah keadilan dalam pengelolaan sumber sumber daya dan sinergitas sebagai pemerintah otonom dalam bingkai negara Kesatuan Republik Indonesia yang sudah disepakati sementara sampai saat ini.

Benny K Harman juga perlu instrospeksi diri bagaimana Pemerintah RI saat itu dipimpin oleh SBY yang notabene adalah sesepuh partai dimana dirinya bernaung saat ini. Begitu sulit menjelaskan saat kontestasi pilpres SBY periode kedua, Aceh telah memberikan kepercayaan besar kepada SBY untuk memimpin kembali Indonesia dengan persentase kemenangan mutlak di Aceh.

MOU Helsinki jangan diseret seret sebagi alasan bangsa Aceh untuk sebuah keuntungan finansial dengan nama dana Otsus. Mari mereview bahwa MOU Helsinki adalah perjuangan bersama bangsa ini untuk sebuah kesetaraan dan independensi Aceh adalah sebuah hasil kesepakatan yang menyeluruh yang diimplementasikan dengan MOU tersebut.

Benny K Harman, hormatilah sesepuh mu di Partai Demokrat dan berempati lah pada kebesaran jiwa bangsa Aceh melebur dalam Negara yang kita banggakan saat ini.

Titip salam dan rindu kami sekeluarga untuk Aceh tercinta dari tepian bantaran Selat Malaka

Azhari Hamid Sandang
Putra Aceh yang tidak pernah bermukim di Aceh

 

_____AMB______

Redaksi Batammoranews.com