Batammoranews.com, Sabtu 5 September 2026

Scroll Untuk Lanjut Membaca

BATAM – Perkembangan pembangunan infrastruktur dan penguatan iklim investasi di Kota Batam mendapat perhatian dari DPRD Kota Tangerang Selatan. Sejumlah pimpinan dan anggota DPRD Tangsel melakukan kunjungan kerja ke Batam untuk mempelajari berbagai strategi pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Rombongan DPRD Kota Tangerang Selatan dipimpin Wakil Ketua III DPRD Tangsel, Maria Teresa Suhardja. Mereka diterima langsung Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra di Ruang Kerja Wali Kota Batam.

Dalam pertemuan tersebut, berbagai kebijakan pembangunan Batam menjadi bahan pembahasan, terutama terkait upaya menciptakan iklim investasi yang kondusif serta pembangunan infrastruktur yang mendukung aktivitas ekonomi.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyampaikan bahwa penguatan ekonomi daerah membutuhkan dukungan berbagai aspek, mulai dari kemudahan proses perizinan, konektivitas antarkawasan hingga ketersediaan infrastruktur yang dapat menunjang kebutuhan dunia usaha.

Menurut Amsakar, Pemerintah Kota Batam terus melakukan pembenahan untuk menjaga daya tarik daerah bagi investor. Integrasi pelayanan perizinan, peningkatan konektivitas dan pembangunan infrastruktur menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang mendukung investasi.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran rekan-rekan dari DPRD Tangerang Selatan. Batam terus berbenah untuk menjaga iklim investasi tetap kondusif melalui integrasi perizinan, pembenahan akses konektivitas, serta penyediaan infrastruktur yang ramah investasi,” ujar Amsakar.

Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra menambahkan, perkembangan Batam tidak hanya bertumpu pada pembangunan fisik. Kolaborasi antara pemerintah daerah dengan berbagai pemangku kepentingan dinilai menjadi bagian penting dalam mengoptimalkan potensi daerah.

Menurutnya, sinergi dan kolaborasi diperlukan agar berbagai potensi yang dimiliki daerah dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Wakil Ketua III DPRD Kota Tangerang Selatan Maria Teresa Suhardja mengatakan, Batam dipilih sebagai salah satu tujuan studi komparatif karena dinilai memiliki pengalaman dalam mengembangkan infrastruktur sekaligus mendorong pertumbuhan investasi.

Pengalaman Batam tersebut dinilai relevan untuk dipelajari dan menjadi bahan pertimbangan dalam pengembangan kebijakan pembangunan ekonomi di Tangerang Selatan.

Kunjungan kerja tersebut tidak hanya membahas persoalan investasi, tetapi juga mencakup diskusi mengenai tata kelola ruang, kemudahan berusaha serta strategi pemerintah daerah dalam mengembangkan potensi ekonomi secara berkelanjutan.

Pertemuan antara Pemko Batam dan DPRD Tangerang Selatan kemudian ditutup dengan pertukaran cendera mata sebagai simbol penguatan hubungan dan sinergi antarlembaga pemerintah daerah.

Kunjungan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pengalaman pembangunan Batam, khususnya dalam mengembangkan infrastruktur dan menciptakan iklim investasi, menjadi salah satu referensi yang menarik bagi daerah lain dalam merumuskan strategi pengembangan ekonomi daerah.