Batammoranews.com, Senin 13 April 2026

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Batam – Forum Pemuda Batu Besar (FPBB) resmi meluncurkan Balai Pelatihan Kerja yang dirangkaikan dengan kegiatan halal bihalal bersama tokoh masyarakat Kelurahan Batu Besar. Acara ini digelar di fasum Jalan Hang Kesturi, Dataran H. Kasim, Kampung Jabi RW 004, Nongsa, pada Sabtu (11/4/2026) pukul 15.00 WIB.

Peresmian ini menjadi langkah awal FPBB dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal (TKL) agar mampu bersaing di dunia industri, khususnya di kawasan industri yang berkembang di Kota Batam.

Ketua Umum FPBB yang diwakili oleh Ketua Harian I, Mulyadi IB, dalam sambutannya menyampaikan harapan besar terhadap dukungan semua pihak atas inisiatif tersebut. Ia menegaskan bahwa pendirian balai pelatihan ini merupakan bentuk komitmen organisasi dalam menyiapkan tenaga kerja lokal yang berkualitas.

“Ini adalah gebrakan FPBB untuk mempersiapkan tenaga kerja lokal agar mampu bersaing dan layak bekerja di seluruh perusahaan di Batam, khususnya di Kawasan Industri Kabil Terpadu,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Anggota DPRD Kota Batam sekaligus Ketua Dewan Pembina FPBB, Muhammad Yunus. Ia menekankan pentingnya perubahan pola pikir di kalangan masyarakat lokal agar lebih mandiri dan kompetitif.

“Mindset harus berubah. Banyak yang masih bergantung pada orang tua, padahal itu menjadi salah satu faktor kita kalah bersaing dengan tenaga kerja dari luar daerah. Balai pelatihan ini harus menjadi awal peningkatan keterampilan dan pengetahuan tenaga kerja lokal,” tegasnya.

Sementara itu, tokoh agama Ustadz H. Marsapwan dalam tausiyahnya mengapresiasi langkah FPBB yang dinilai sebagai terobosan positif bagi generasi muda. Ia menyebut keberadaan balai pelatihan ini sebagai upaya nyata dalam memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

“Ini adalah gebrakan anak muda yang patut didukung. Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain,” ungkapnya.

Ia juga membagikan prinsip sederhana dalam memulai perubahan, yakni “3M” ala KH Aa Gym: mulai dari hal kecil, mulai dari diri sendiri, dan mulai dari sekarang. Di akhir tausiyahnya, ia turut memanjatkan doa agar balai pelatihan tersebut menjadi ladang amal bagi generasi muda.

Acara ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Anggota DPRD Kota Batam Muhammad Yunus, perwakilan manajemen PT SMOE Indonesia Eldiansyah, pimpinan Kawasan Industri Kabil Naradewa, perwakilan Polsek Nongsa, tokoh masyarakat Iwan Darmawan, para ketua RW Kampung Tua se-Kelurahan Batu Besar, serta perwakilan Dinas Tenaga Kerja Kota Batam dari bidang rekrutmen, yakni Rajeshrila (Kasi Produktivitas Tenaga kerja ).

Namun demikian, kegiatan ini berlangsung tanpa kehadiran perwakilan dari pihak Kecamatan Nongsa maupun Kelurahan Batu Besar. Ketidakhadiran tersebut disayangkan oleh pihak FPBB dan masyarakat yang hadir, mengingat pentingnya sinergi antara pemuda dan pemerintah dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Dengan diresmikannya Balai Pelatihan Kerja ini, FPBB berharap dapat menjadi wadah pembinaan dan peningkatan keterampilan bagi pemuda setempat, sekaligus menjawab tantangan kebutuhan tenaga kerja kompeten di Kota Batam.