Batammoranews.com, Sabtu 20 Juni 2026
Batam|BMNews.com – Komunitas Andalan Driver Online (KOMANDO) Batam mengungkap dugaan kasus penganiayaan terhadap seorang anak perempuan berusia 9 tahun bernama Aisha atau yang akrab disapa Icha. Korban saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Embung Fatimah Batam akibat luka-luka yang dialaminya.
Peristiwa ini bermula dari sebuah pesan yang dibagikan oleh ayah kandung korban ke dalam grup KOMANDO pada 19 Juni 2026. Dalam pesan tersebut, sang ayah meminta bantuan karena mengaku tidak memiliki uang untuk kebutuhan makan. Bersamaan dengan itu, ia juga mengirimkan video yang memperlihatkan kondisi putrinya yang mengalami lebam pada bagian wajah.
Namun, kondisi korban yang terekam dalam video justru menimbulkan kecurigaan di kalangan anggota KOMANDO. Luka yang dialami Aisha dinilai tidak sejalan dengan penjelasan bahwa korban hanya terjatuh di kamar mandi.
Menindaklanjuti hal tersebut, Ketua Umum KOMANDO, Feryandi Tarigan, segera menginstruksikan Satgas KOMANDO untuk melakukan pengecekan langsung dan pendalaman informasi guna memastikan penyebab luka yang dialami korban.
Hasil penelusuran di lapangan kemudian mengungkap fakta yang mengarah pada dugaan tindak penganiayaan terhadap korban. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, Aisha diduga menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh ibu tirinya bersama ayah kandungnya sendiri.
Atas temuan tersebut, KOMANDO langsung berkoordinasi dengan aparat kepolisian, khususnya Polsek Batu Aji dan Polsek Sekupang, agar kedua terduga pelaku dapat segera diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Dari informasi yang diperoleh, diketahui bahwa ibu tiri korban telah membeli tiket perjalanan melalui Pelabuhan Sekupang menuju Dumai pada tanggal 20 Juni 2026. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bahwa yang bersangkutan akan meninggalkan Kota Batam sebelum proses hukum berjalan.
Berkat koordinasi cepat antara Satgas KOMANDO dan pihak kepolisian, kedua terduga pelaku akhirnya berhasil diamankan di kawasan Marina, Batu Aji, pada malam hari sebelum keberangkatan tersebut.
Sementara itu, Aisha hingga kini masih menjalani perawatan medis di RSUD Embung Fatimah Batam. Korban dirawat di Ruang Anyelir, Kamar 301, Lantai 3. Hingga kronologi ini disusun, belum ada pihak keluarga maupun kerabat korban yang datang untuk memberikan pendampingan secara langsung selama masa perawatan.
KOMANDO bersama pihak kepolisian menyatakan komitmennya untuk terus mengawal proses penanganan perkara ini hingga tuntas, demi memastikan hak-hak korban terlindungi dan keadilan dapat ditegakkan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Langkah yang dilakukan KOMANDO Batam menjadi wujud nyata kepedulian sosial dan kemanusiaan terhadap sesama, sejalan dengan motto yang selama ini mereka pegang teguh:
“Salam Satu Aspal, Tidak Harus Sedarah untuk Bersaudara.”
A/AMB







