Batammoranews.com, Selasa 21 April 2026
Bekasi – Program Ganti Atap Rumah Wartawan yang digagas oleh PT Sirkular Karya Indonesia (SKI) bersama Promedia Group kali ini dikerjakan di rumah wartawan media Matapersindonesia.com yang berlokasi di Kranji, Kota Bekasi.
Perlu diketahui, bahwa program ini menghadirkan solusi penggantian atap rumah yang semula berjenis asbes dan seng menjadi material model baru yaitu Alduro dengan ketebalan dan elastisitas baik serta tahan hingga puluhan tahun.
Menurut keterangan Indra Maulana selaku penerima manfaat, ia sangat mengapresiasi pelaksanaan program ‘Ganti Atap Rumah Wartawan’ yang merupakan kolaborasi PT SKI dengan Promedia Group tersebut.
Selain itu, berdasarkan pengerjaan di lapangan, proses pergantian atap dari asbes ke Alduro ini cukup cepat dan rapi dengan kualitas pekerjanya sudah terlihat ahli.
Berikutnya, mulai dilakukan proses penggantian atap oleh para pekerja dan terlihat prosesnya sangat teliti dalam pengerjaan agar hasilnya tampak baik.
Ketika proses pergantian atap dan pemasangan Plafon yang dimulai pada hari kamis 16 april 2026 hingga senin 20 April 2026 selesai, Indra yang tinggal bersama ibu kandungnya yang sudah berusia 80 tahun sangat bersyukur dan berterima kasih karena manfaat yang diterimanya ternyata lebih besar dari yang dipikirkan sebelumnya.
“Awalnya saat program ini diluncurkan, saya mengajukan penggantian atap rumah yang terbuat dari asbes dan sebagian dari seng yang bila cuaca panas akan terasa lebih panas lagi dalam ruangan,” ujar Indra.
Kemudian, ketika pengerjaan atap rumahnya selesai, Indra dan keluarga merasa sangat senang dan nyaman untuk menghuni rumahnya.
“Saya merasa kondisi di dalam rumah sekarang lebih adem dan terlihat lebih rapi serta dari bagian yang biasa bocor, saat ini sudah tidak bocor lagi,” tuturnya.
Indra Maulana : Terasa Adem, Tidak Kebocoran saat Hujan Maupun Cuaca Panas
“Selain itu saya merasakan perbedaan yang sangat mencolok setelah atap rumah diganti dengan Alduro yang diketahui sangat kuat dan tahan pecah,” ungkapnya.
Pada siang hari, rumah terasa lebih adem meski cuaca sedang sangat panas.
“Atap diganti, sudah terasa perbedaannya. Rumah terasa lebih adem, padahal saat ini di Kranji, Kota Bekasi cuaca siang hari sangat panas,” terang Indra.
Menurutnya, saat atap rumahnya masih terbuat dari asbes dan seng, ketika hujan turun terdengar cukup bising saat air jatuh di atap seng.
Selama Proses Pengerjaan Tidak Ada Kendala
Secara terpisah, Junaedi sebagai mandor yang memimpin proyek penggantian atap rumah tersebut mengatakan tidak ada kendala berarti selama proses pergantian atap.
Junaedi juga memberikan informasi bahwa atap Alduro merupakan material yang kuat dan mudah dipasang sehingga membuat proses instalasi berjalan lancar.
“Kendala utama kami sebenarnya hanya cuaca. Untungnya, di Kranji Kota Bekasi saat ini cuacanya cukup bagus,” jelas Junaedi.
Selain bahan materialnya dikenal lebih kuat, tahan lama, dan terbuat dari bahan upcycle, penggunaan Alduro juga bisa tahan terhadap cuaca ekstrem serta tidak mudah pecah atau retak.
Hal itu terlihat saat proses pengerjaan, saat beberapa orang pekerja dapat berdiri bersamaan di atas atap.
“Keunggulan lainnya, dari sisi biaya, atap Alduro juga lebih ekonomis dan relatif terjangkau. Ini yang membuat banyak orang beralih ke Alduro,” tandasnya.
***
(JJ)






