Batammoranews.com, Selasa 16 Desember 2025

Scroll Untuk Lanjut Membaca

BATAM — Kasus dugaan pengeroyokan yang melibatkan tim pengaman Diskotik Pasifik, Kota Batam, menuai sorotan publik. Insiden kekerasan tersebut diduga dilakukan oleh sejumlah petugas keamanan internal tempat hiburan malam itu terhadap seorang pengunjung bernama Sisko.

Peristiwa ini telah dilaporkan ke Polsek Batu Ampar dan saat ini masih dalam proses penyelidikan. Namun hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait penetapan tersangka maupun pengamanan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat.

Saat dikonfirmasi awak media, salah satu penyidik Polsek Batu Ampar, Jimi Aritonang, meminta masyarakat untuk bersabar dan mempercayakan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada kepolisian.

“Percayakan proses hukum ini kepada kami. Beri kami waktu, dan kasus ini akan kami ungkap secepatnya,” ujar Jimi Aritonang.

Meski demikian, lambannya perkembangan penanganan perkara ini memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat, mengingat dugaan pengeroyokan dilakukan secara bersama-sama oleh tim pengaman sebuah diskotik yang beroperasi secara komersial.

Sementara itu, kuasa hukum korban, Jacobus Silaban, S.H., mendesak aparat kepolisian agar bertindak tegas dan segera mengamankan pihak-pihak yang diduga terlibat dalam insiden tersebut.

“Kasus ini sudah ditangani Polsek Batu Ampar. Kami meminta agar tim pengaman Diskotik Pasifik yang diduga terlibat segera diamankan dalam kurun waktu 1×24 jam agar motif pengeroyokan dapat terungkap secara terang dan objektif,” tegas Jacobus.


Pernyataan Sikap Organisasi SWB

Ketua Organisasi SWB turut menyampaikan keprihatinan sekaligus kecaman keras atas dugaan pengeroyokan yang dialami salah satu anggotanya di sebuah tempat hiburan malam di wilayah Kota Batam.

Menurutnya, tindakan tersebut merupakan dugaan tindak pidana yang tidak dapat ditoleransi. Korban dilaporkan mengalami luka serius, telah menjalani visum medis, serta secara resmi melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Batu Ampar.

Oleh karena itu, pihaknya mendesak aparat penegak hukum, khususnya Polsek Batu Ampar, agar menindaklanjuti laporan tersebut secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Organisasi SWB menegaskan akan terus mengawal proses hukum hingga perkara ini dituntaskan dan para pelaku dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum.

Selain itu, SWB mengingatkan agar tempat hiburan malam tidak menjadi ruang terjadinya kekerasan dan kriminalitas, serta meminta pihak terkait meningkatkan pengawasan guna mencegah kejadian serupa terulang.

Pengamanan terhadap para terduga pelaku dinilai penting untuk mencegah hilangnya barang bukti, menghindari potensi saling melindungi, serta memastikan proses hukum berjalan objektif dan transparan.

Kasus ini pun dinilai menjadi ujian bagi aparat penegak hukum dalam menindak dugaan kekerasan yang melibatkan tim keamanan tempat hiburan malam, yang selama ini kerap dipersepsikan memiliki perlakuan khusus.

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen Diskotik Pasifik belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pengeroyokan tersebut. Media masih berupaya melakukan konfirmasi lanjutan.

____AMB____

Redaksi Batammoranews.com