Batammoranews.com, Senin 23 Maret 2026
Jakarta – Seorang perempuan bernama Dewhinta Anggary (36), yang merupakan cucu seniman Betawi legendaris Mpok Nori, ditemukan meninggal dunia di rumah kontrakannya di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (21/3/2026).
Penemuan jenazah korban bermula saat ibunda korban mendatangi kontrakan tersebut untuk memastikan kondisi anaknya. Namun setibanya di lokasi, ia mendapati situasi mencurigakan karena korban tidak memberikan respons.
Karena tidak mendapat jawaban, pihak keluarga kemudian berusaha masuk ke dalam rumah. Saat itulah korban ditemukan sudah tergeletak dalam kondisi tidak bernyawa.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Dicky Fertoffan, membenarkan adanya peristiwa pembunuhan tersebut. Ia menyebutkan bahwa pelaku merupakan warga negara asing (WNA) asal Iran.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, motif pembunuhan diduga dipicu rasa sakit hati pelaku setelah korban menolak ajakan rujuk usai hubungan keduanya berakhir. Pelaku diketahui merupakan mantan suami siri korban.
“Motif sementara diduga karena persoalan hubungan pribadi antara korban dan pelaku. Namun demikian, penyidik masih terus mendalami kasus ini untuk memastikan kronologi lengkap serta motif pasti,” jelasnya.
Setelah kejadian, pelaku sempat melarikan diri. Namun pada hari yang sama, aparat kepolisian berhasil menangkap pelaku berinisial F di kawasan Cikupa, Tangerang, Banten, saat diduga hendak melarikan diri ke arah Merak.
Sementara itu, jenazah korban sempat dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan autopsi sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan pentingnya penyelesaian konflik dalam hubungan personal secara bijak. Duka mendalam pun menyelimuti keluarga korban, termasuk masyarakat yang mengenal sosok Mpok Nori sebagai salah satu ikon komedi Betawi.
____AMB____
Redaksi Batammoranews.com







