Batammoranews.com, Rabu 22 April 2026
Gianyar- Rombongan turis asal India diduga melakukan pencurian di salah satu resort di Ubud, Gianyar, Bali.
Video sejumlah koper dibongkar di parkiran hotel viral di media sosial, beberapa barang dikeluarkan, dan para turis India langsung ditodong penjelasan.
Beberapa barang yang dilaporkan hilang seperti handuk, kimono, hingga peralatan makan.
Ketahuan saat Check-out
Dalam video yang banyak beredar di media sosial, disebutkan ada sekitar 4 turis India terlibat dalam aksi tak terpuji itu.
“Di Asvara Resort Ubud, tamu India maling. Ini barang-barang yang dicuri. Sekali-kali harus dikasih pelajaran seperti ini, walaupun tidak semua India begini,” ucap perekam video, dikutip dari dari unggahan akun TikTok @infodenpasarterkini1 pada Rabu, 22 April 2026.
Saat koper dibuka, beberapa barang yang ditemukan berada di dalamnya seperti, handuk mandi, handuk kolam, hair dryer, kimono, keset, box remote TV, hingga peralatan makan.
Aksi pencurian yang rupanya terjadi pada Minggu, 19 April 2026 itu ketahuan saat para turis akan check out.
Bermula dari petugas housekeeping yang sedang membersihkan kamar turis tersebut dan menemukan sejumlah barang sudah raib.
Ia kemudian melaporkan hal tersebut kepada pihak manajemen dan bagian resepsionis menghentikan proses check out untuk dilakukan pengecekan.
Diketahui bahwa keempat turis itu menginap di hotel selama 3 hari dua malam dengan memesan 2 kamar.
Mereka mulai masuk pada 16 April 2026 dan keluar pada 19 April 2026 sekitar pukul 10.00 WIB
Tidak Dilanjutkan ke Jalur Hukum
Meski kasus pencurian tersebut viral di media sosial, pihak hotel memilih untuk menyelesaikan secara kekeluargaan dan tidak memproses lebih lanjut ke jalur hukum.
“Kami tidak akan melaporkan ini ke polisi,” ucap salah satu petugas hotel dalam video tersebut.
Hal itu juga telah dikonfirmasi oleh Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Gianyar Ipda I Gusti Ngurah Suardita.
Tak ada bantahan dari keempat turis dan telah menyampaikan permintaan maaf.
“Permasalahan diselesaikan secara kekeluargaan, semua barang dikembalikan dan tidak lanjut ke proses hukum. Pihak hotel mengizinkan tamu untuk check out,’ ucap Suardita dalam keterangannya kepada media.***
(JJ)







