Batammoranews.com, Kamis April 2026
Baturaja – Viral di media sosial rekaman seorang kakek yang berprofesi sebagai tukang ojek di Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan diduga merayu pelajar SMP dan mencoba untuk melecehkan.
Dalam video yang beredar, siswi SMP tersebut merekam diam-diam kakek tersebut dan terdengar meminta peluk serta cium.
Peristiwa tersebut diketahui terjadi di rumah korban, saat kakek tersebut mampir dan masuk ke dalam area rumah.
Perlakuan tersebut terungkap saat ibu korban pulang dan menemukan anaknya menangis hingga suasana pun memanas.
Awalnya Menawarkan Diri untuk Antar Jemput
Sebagai tukang ojek, kakek tersebut menawarkan agar korban memakai jasanya saat berangkat dan pulang sekolah.
“Kalau pergi sekolah ada yang ngantar? Kalau nggak ada, aku antar, aku jemput. Baliknya aku antar lagi ke sini,” kata kakek tersebut, dikutip dari unggahan Instagram @ogankomeringilirupdate, Kamis, 16 April 2026.
Terdengar dalam video itu, kakek tersebut juga meminta korban untuk memeluk dan menciumnya.
“Tidak memaksa, tidak menekan. Kalau ikhlas sama ikhlas, ayo kita peluk cium sayang,” lanjutnya.
Permintaan itu tak hanya diucapkan sekali, tapi beberapa kali dengan terus membujuk korban yang masih SMP itu.
“Jadi kasihanilah dengan Wak ini, pengen sekali cium anak aku sayang. Biar sekali-sekali, boleh nggak?” imbuhnya.
Korban kemudian memberikan uang ongkos ojek kepada kakek tersebut, tapi masih terus disambut dengan paksaan untuk mencium.
Kemarahan Ibu Korban pada Kakek Ojek
Lebih lanjut, ibu korban bersama sejumlah warga tampak menginterogasi kakek tersebut.
“Peluk cium anakku, menangis anakku,” ucap ibu korban setelah mengetahui kejadian tersebut.
Namun, sang kakek terus menjelaskan bahwa dirinya hanya menawarkan jasa untuk mengantar-jemput.
Ibu korban juga membeberkan pengakuan dari anaknya bahwa kakek tersebut sempat memegang bagian paha, selain meminta peluk dan cium.
Meski terus dicecar pertanyaan, kakek tersebut terus bersumpah bahwa dirinya tidak melakukan sesuatu yang dituduhkan.
Ia juga tak memberikan alasan yang jelas mengapa dirinya keluar dari rumah korban setelah mengantar pulang.
Terus berkilah hanya mengantar, kakek tersebut lantas menunjukkan uang yang diberikan oleh korban sebagai ongkos pulang menggunakan jasa ojeknya.
***
(JJ)







