Batammoranews.com, Selasa 14 April 2026

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Depok – Program Ganti Atap Rumah Wartawan yang digagas oleh PT Sirkular Karya Indonesia (SKI) bersama Promedia Group kembali berlanjut.

Sebelumnya diketahui, program ini menghadirkan solusi penggantian atap rumah yang semula berjenis asbes menjadi material atap Alduro.

Terkini, Asni Ovier selaku penerima manfaat sekaligus wartawan Indotren.com, mengapresiasi pelaksanaan program kolaborasi SKI dengan Promedia Group tersebut.

Diketahui, Ovier tinggal di Perumahan Cenning Ampe, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat.

Berdasarkan laporan di lapangan, proses pergantian atap dari asbes ke Alduro ini membutuhkan waktu pengerjaan sekitar 3 hari.

Pengerjaan dimulai pada Selasa, 7 April 2026 dan selesai pada Kamis, 9 April 2026.

Setelah proses pergantian atap selesai, Ovier mengaku bersyukur karena manfaat yang diterimanya ternyata lebih besar dari yang diajukan pada awalnya.

“Saat program ini diluncurkan, saya mengajukan penggantian atap garasi yang terbuat dari asbes. Namun, ketika disurvei, pihak SKI setuju untuk sekalian mengganti atap rumah juga,” ujarnya.

Saat melihat atap garasi dan rumahnya selesai diganti, Over merasa seperti kembali saat pertama kali menghuni rumahnya.

“Begitu pengerjaan selesai, saya merasa ‘déjà vu’. Rumah saya seperti baru lagi, seperti 20 tahun yang lalu ketika pertama kali menghuni rumah ini,” tuturnya.

Ovier: Terasa Adem, Tidak Bising saat Hujan

Ovier juga merasakan perbedaan yang sangat mencolok setelah atap rumahnya diganti dengan Alduro.

Pada siang hari, rumah terasa lebih adem meski cuaca sedang sangat panas.

“Baru satu hari atap selesai diganti, sudah terasa perbedaannya. Rumah terasa lebih adem, padahal saat ini di Depok siang hari sangat panas,” terang Ovier.

Selain itu, Ovier merasakan perbedaan signifikan dari sisi kebisingan.

Menurutnya, saat atap garasinya masih terbuat dari asbes, suara hujan terdengar cukup bising.

“Malam hari setelah pengerjaan selesai, hujan turun sebentar di rumah saya. Namun, tidak terdengar suara hujan di atas atap,” ungkap Ovier.

“Sementara itu, suara hujan terdengar cukup kencang di garasi tetangga,” tambahnya.

Tidak Ada Kendala Selama Pengerjaan

Secara terpisah, Didik sebagai mandor yang memimpin proyek penggantian atap rumah tersebut, mengatakan tidak ada kendala berarti selama proses pergantian atap.

Didik menilai, atap Alduro merupakan material yang kuat dan mudah dipasang sehingga membuat proses instalasi berjalan lancar.

“Kendala utama kami sebenarnya hanya cuaca. Untungnya, di Depok saat ini hujan sering turun pada sore hari, ketika pekerjaan sudah hampir selesai,” jelasnya.

Didik juga menambahkan, selain lebih adem dan tidak bising saat terkena air hujan, ada beberapa alasan lain yang membuat banyak orang memilih atap Alduro.

Material ini dikenal lebih kuat dan tahan lama, dan terbuat dari bahan upcycle, sehingga tahan terhadap cuaca ekstrem serta tidak mudah pecah atau retak.

Hal itu terlihat saat proses pengerjaan, saat 5 orang pekerja dapat berdiri bersamaan di atas atap.

“Keunggulan lainnya, dari sisi biaya, atap Alduro juga lebih ekonomis dan relatif terjangkau. Ini yang membuat banyak orang beralih ke Alduro,” tandasnya.***

Redaksi Batammoranews.com