Batammoranews.com, Jumat 6 Maret 2026
JABAR – Kapolri Listyo Sigit Prabowo memaparkan berbagai upaya yang dilakukan Pemerintah Indonesia untuk mendorong penyelesaian konflik global yang saat ini tengah memanas.
Hal tersebut disampaikan Kapolri saat menghadiri kegiatan Silaturahmi Ramadan di Kepolisian Daerah Jawa Barat pada Rabu (4/3/2026).
Dalam kesempatan itu, Sigit menyinggung kondisi geopolitik dunia yang saat ini dinilai tidak dalam keadaan baik, terutama setelah meningkatnya eskalasi ketegangan antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. Ia berharap ketegangan tersebut dapat segera mereda demi menjaga stabilitas global.
Sigit kemudian menjelaskan langkah Pemerintah Indonesia, khususnya yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto, dalam menjalankan politik luar negeri bebas aktif sebagai negara nonblok guna mendorong terciptanya perdamaian dunia.
“Tentunya kita semua berharap situasi global yang ada saat ini dapat segera terselesaikan. Pemerintah juga terus berupaya untuk berperan aktif dalam mendorong penyelesaian berbagai konflik yang terjadi, sehingga perdamaian dapat tercapai,” ujar Sigit.
Ia menambahkan, Presiden Prabowo secara intens melakukan komunikasi dan diskusi dengan sejumlah negara, baik di kawasan Asia Tenggara maupun Timur Tengah, untuk mencari solusi atas meningkatnya ketegangan global.
“Bapak Presiden hampir setiap hari berdiskusi dengan beberapa negara di Asia Tenggara maupun Timur Tengah untuk membahas bagaimana agar eskalasi global yang memanas ini bisa segera terkendali,” lanjutnya.
Selain itu, menurut Sigit, Presiden Prabowo juga terus melakukan konsolidasi serta menerima berbagai masukan dari banyak pihak terkait dinamika global yang terjadi saat ini, termasuk langkah-langkah mitigasi yang perlu dilakukan oleh pemerintah.
Karena itu, Kapolri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung program pemerintah, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan dan energi di tengah ketidakpastian situasi global.
“Di satu sisi kita menghadapi eskalasi global beserta dampaknya. Jika tidak dikelola dengan baik, tentu akan berpengaruh pada kondisi ekonomi, bahkan berpotensi menimbulkan masalah sosial,” tutup Sigit.
___AMB___
Redaksi Batammoranews.com





