Batammoranews.com,senin 12 Oktober 2026.
Batam-Polsek Nongsa melaksanakan pengamanan pendistribusian air bersih kepada masyarakat yang terdampak gangguan pasokan air di sejumlah wilayah Kecamatan Nongsa, Kota Batam. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan pendistribusian air bersih berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran, sekaligus membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Kegiatan tersebut berada di bawah tanggung jawab Kapolsek Nongsa AKP Eko Chandra, S.H., M.M., pada Minggu, (11/10/2026), pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Pengamanan dilaksanakan oleh personel Polsek Nongsa di sejumlah titik terdampak, meliputi Kelurahan Batu Besar dan Kelurahan Sambau. Personel melakukan pemantauan langsung terhadap proses pendistribusian air menggunakan mobil tangki milik PT ABH, berkoordinasi dengan pihak terkait, serta memastikan penyaluran air berjalan lancar sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.
Di wilayah Kelurahan Batu Besar, pendistribusian air bersih menyasar Perumahan Citra Nongsa, Perumahan Renggali, dan Prasetya Residence. Di Perumahan Citra Nongsa, sebanyak 15 trip tangki telah terealisasi sesuai permintaan harian, dengan jumlah sekitar 360 kepala keluarga (KK). Sementara itu, di Perumahan Renggali, terealisasi 15 trip dari kebutuhan 14 trip per hari untuk sekitar 285 KK. Adapun di Prasetya Residence, sebanyak 11 trip telah disalurkan dari kebutuhan 10 trip per hari untuk sekitar 265 KK.
Selanjutnya, di wilayah Kelurahan Sambau, pendistribusian air bersih dilakukan di Kavling Bakau Serip RT 03 RW 02 dengan realisasi lima trip tangki sesuai kebutuhan harian. Penyaluran ini ditujukan untuk membantu sekitar 150 KK yang terdampak gangguan pasokan air. Berdasarkan rekapitulasi kegiatan, total pendistribusian air bersih pada hari tersebut mencapai 46 trip tangki, terdiri dari 41 trip di Kelurahan Batu Besar dan lima trip di Kelurahan Sambau. Seluruh pendistribusian menggunakan mobil tangki air PT ABH, tanpa menggunakan kendaraan dinas AWC Polda Kepri.
Selain melakukan pengamanan distribusi, personel juga memantau perkembangan kondisi aliran air di sejumlah lokasi, termasuk Kampung Tua Teluk Mata Ikan, Kampung Tua Pantai Nongsa, dan Kavling Bakau Serip. Berdasarkan hasil pemantauan, aliran air di RT 001 dan RT 002 RW 007 Kampung Tua Teluk Mata Ikan telah kembali mengalir, sedangkan RT 003 dan RT 004 masih mengalami gangguan pada waktu tertentu. Kondisi tersebut membuat warga setempat belum meminta distribusi air bersih pada hari pelaksanaan kegiatan.
Sementara itu, di Kampung Tua Pantai Nongsa, aliran air di wilayah RT 001 dan RT 002 RW 006 dilaporkan mulai mengalir sekitar pukul 00.00 WIB hingga pukul 07.00 WIB. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menampung air sebagai persediaan kebutuhan sehari-hari. Di beberapa rumah, aliran air dilaporkan kembali terhenti sekitar pukul 14.00 WIB. Meski demikian, ketersediaan air rumah tangga masih relatif aman karena warga telah melakukan penampungan sebagai langkah antisipasi.
Adapun di Kavling Bakau Serip, Kelurahan Sambau, aliran air di RT 001, RT 002, dan RT 004 RW 002 telah kembali mengalir, tetapi belum lancar. Di RT 003 RW 002, sebagian rumah juga telah kembali mendapatkan aliran air, sementara sekitar 70 rumah masih membutuhkan bantuan karena pasokan air belum memadai. Untuk mengatasi kondisi tersebut, dilakukan suplai air bersih menggunakan mobil tangki guna membantu memenuhi kebutuhan warga yang belum dapat menampung air secara maksimal.
Kapolsek Nongsa AKP Eko Chandra, S.H., M.M., selaku penanggung jawab pengamanan, melalui pelaksanaan kegiatan ini menekankan pentingnya koordinasi dan pemantauan situasi di lapangan agar pendistribusian air bersih dapat berlangsung dengan aman dan tertib. Personel pengamanan juga terus berkoordinasi dengan pihak PT ABH dan unsur terkait untuk mengetahui perkembangan kondisi pasokan air serta menyesuaikan penyaluran dengan kebutuhan masyarakat yang terdampak.
Polsek Nongsa akan terus melakukan pemantauan dan pengamanan sesuai perkembangan situasi di lapangan guna mendukung kelancaran distribusi serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Masyarakat juga diimbau untuk memanfaatkan layanan Polisi 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin melaporkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Layanan tersebut dapat digunakan sebagai sarana komunikasi masyarakat dengan kepolisian untuk mendapatkan respons sesuai kebutuhan dan kondisi yang dilaporkan.







