Batammoranews.com, Selasa 3 Februari 2025
Batam – Bagi masyarakat yang tinggal di sepanjang pesisir pantai, keberadaan pelabuhan merupakan sarana yang sangat penting untuk menunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.
Hal tersebut juga dirasakan oleh masyarakat Pulau Nguan Galang Baru, Kota Batam, yang menyatakan kebutuhan mendesak akan keberadaan pelabuhan rakyat (Pelra).
Seiring dengan dukungan masyarakat tersebut, Arifin selaku pemilik lahan di Galang Baru berinisiatif menghidupkan kembali pelabuhan lama yang berada di lahannya dan telah lama tidak beroperasi.
“Ini pelabuhan lama yang akan kita hidupkan kembali. Semoga pelabuhan ini bermanfaat bagi masyarakat luas,” kata Arifin kepada awak media, Senin (2/2/2026).
Sebelum memaparkan rencana pembangunan pelabuhan rakyat tersebut, Arifin mengaku kecewa atas adanya pemberitaan yang menyebutkan adanya aktivitas reklamasi di lokasi yang akan dijadikan pelabuhan.
“Kita masih menggunakan pelantar. Tidak ada reklamasi, tapi kita ditulis (wartawan-red) melakukan reklamasi,” ujarnya.
Arifin menjelaskan, pelabuhan lama tersebut telah terbengkalai sejak tahun 2004. Setelah rencana pengaktifan kembali pelabuhan mendapat dukungan dari warga, pihaknya kemudian mengurus perizinan pelabuhan rakyat ke Dinas Perhubungan Pemerintah Kota Batam.
“Kita sudah ada izin untuk melakukan aktivitas di pelabuhan itu dari pemerintah,” katanya sambil menunjukkan surat keterangan izin aktivitas sebagai pelabuhan rakyat.
Lebih lanjut, Arifin menyampaikan bahwa perbaikan pelabuhan akan dilakukan secara bertahap hingga menjadi pelabuhan yang lebih layak.
“Pembenahan yang kita lakukan tetap menjaga dan memperhatikan lingkungan. Yang jelas, pelabuhan ini akan menjadi pelabuhan yang bermanfaat untuk masyarakat luas,” tutupnya.
___AMB___
Redaksi Batammoranews.com




