Batammoranews.com, Jumat 10 April 2026

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Denpasar – Tengah viral di media sosial seorang warga negara asing (WNA) asal Italia berinisial JF (41) melakukan penganiayaan kepada salah satu warga Denpasar berinisial Kadek R (29) di kawasan rumahnya di Jalan Gunung Soputan, Gang Ulun Suwi, Pemecutan Kelod, Denpasar Barat.

Peristiwa tersebut dipicu oleh JF yang merasa terganggu dengan aktivitas pagi di rumah korban, yakni ketika istri korban sedang memasak.

Istri korban melalui akun Instagram @yuniliawt mengunggah saat kejadian penamparan dan pengrusakan pada motornya.

Sering Pukul Tembok saat Merasa Terganggu hingga Lakukan Kekerasan Fisik

Dalam video yang beredar, korban tampak menjelaskan bahwa istrinya sedang memasak di dalam rumah.

“Ini rumah saya dan istri saya sedang memasak,” ucap suami korban dalam unggahan video, dikutip pada Jumat, 10 April 2026.

“Ini dai pukul suami saya, yang sebelumnya juga pernah dia pukul suami saya tapi tidak sempat rekam waktu itu,” tulisnya lagi.

Menurut kronologi yang dibagikan, insiden pemukulan itu terjadi pada Rabu pagi, 8 April 2026 sekitar pukul 08.00 WITA.

“Di sini saya lagi masak di atas jam 8 pagi. Dia marah getok-getok tembok karena katanya dia masih tidur,” ungkap istri korban.

“Dia marah-marah ke sini dan tendang motor saya sampai rusak bagian belakang (seperti di video) dan juga sempat pukul suami saya seperti di video,” lanjutnya.

Video itu juga menunjukkan kondisi motornya di mana bagian bingkai lampu belakang copot.

Perlakuan Kasar Bukan yang Pertama

Sikap kasar dari WNA tersebut bukan kali yang pertama diterima oleh keluarga korban.

“Kejadian sebelum nya tanggal 23 Februari 2026 malam dan 24 Februari 2026 pagi, dia juga datang ke sini lempar-lempar helm dan barang lain. Waktu itu saya tidak ada bukti jadi saya tidak berani melapor,” ungkapnya.

Lebih lanjut, korban mengatakan setiap dirinya beraktivitas di belakang selalu disambut dengan ketukan pada tembok oleh WNA tersebut.

“Setiap saya beraktivitas seperti mandi, nyuci, nyapu, atau masak dia pasti selalu marah dengan getok-getok tembok di sebelah, kebetulan kamar mandi dan dapur bersebelahan dengan kamar dia,” paparnya.

Munculkan Trauma pada Korban

Menilik unggahan terbarunya di Instagram Story, istri korban mengaku dirinya trauma untuk beraktivitas malam, bahkan sekadar ke dapur mengambil air minum.

Hal itu terungkap dalam unggahan pesan yang ia kirim kepada pasangan WNA tersebut.

“Mbak aku yang belum bisa damai. Mbak nggak tau gimana aku di sini beberapa bulan ini, nggak ada yang tau gimana tertekannya aku mau beraktivitas mbak,” tulisnya dalam isi pesan itu.

“Sampai aku marahin anakku terus kalau dia berisik, suamiku lewat jam 10 nggak aku kasih dia ke dapur walaupun cuma ambil air, itu karena aku bener-bener ketakutan sendiri mbak,” sambungnya.

Ia juga menekankan bahwa proses hukum akan terus dilanjutkan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Sementara dalam keterangan resmi kepolisian pada Jumat, 10 April 2026, WNA Italia tersebut sudah menjalani pemeriksaan oleh penyidik Sat Reskrim Polresta Denpasar.***

Redaksi Batammoranews.com