Batammoranews.com, Kamis 9 April 2026

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Jakarta – Aksi seorang penjual makanan di Tebet, Jakarta Selatan, menarik perhatian sebagian publik di media sosial.

Dalam unggahan Instagram @kualimerahputih, pada Kamis, 9 April 2026, terlihat seorang pedagang tersebut mempromosikan dagangannya dengan meniru logo Badan Gizi Nasional (BGN).

Hal tersebut sontak menyita perhatian warganet lantaran dinilai identik dengan program nasional makan bergizi gratis (MBG).

“Sempat diperingatkan warganet karena nama ‘MBG’ dianggap mirip program pemerintah,” demikian tertulis dalam postingan tersebut.

“Takutnya bikin salah paham, apalagi banyak yang mengira ada kaitannya dengan program resmi,” tambahnya.

Kendati demikian, pemilik lapak di Tebet ini menegaskan, hal tersebut hanyalah strategi branding, sehingga tidak ada hubungannya sama program apa pun.

Lantas, apa sebenarnya hal yang melatari pedagang viral di Tebet tersebut hingga dianggap meniru logo BGN? Begini ceritanya.

Jualan Sarapan ‘MBG’

Dalam postingan yang sama, disebutkan pedagang tersebut sejatinya telah membeberkan secara lengkap tentang dagangannya.

Terkhusus, dirinya menyebut makanan yang disajikan berupa sarapan ‘MBG’.

“Sarapan MBG, mantap banget gila, 12.000 saja,” begitu tulisan yang ada pada lapaknya.

Di sisi lain, terdapat logo yang disematkan pada lapaknya yang diduga mirip dengan logo BGN.

“Badan Ganjel Nyarap (BGN), Mantap Banget Gila (MBG),” demikian singkatan-singkatan yang dimaksud sang penjual.

Murni untuk Branding

Menurut penuturannya, pemilik lapak sarapan bertajuk ‘MBG’ yang viral itu menegaskan, nama tersebut murni untuk branding.

“Dan tidak terkait dengan program apa pun,” tegasnya.

Diketahui, lapak tersebut juga menjual menu sarapan yang melibatkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekitar.

Pada akhirnya, kasus ini dinilai sebagian kalangan sebagai strategi branding unik namun berisiko menimbulkan salah paham.

Sampai dengan Kamis, 9 April 2026, pukul 19.30 WIB, postingan tersebut telah disukai oleh 1,538 ribu pengguna Instagram.***

 

Redaksi Batammoranews.com